Pemprov Kalteng
Home » Berita » Kalteng Kerahkan 10.700 Personel Hadapi Karhutla, 635 Ribu Liter Air Bersih Digelontorkan untuk Warga

Kalteng Kerahkan 10.700 Personel Hadapi Karhutla, 635 Ribu Liter Air Bersih Digelontorkan untuk Warga

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menegaskan, upaya pencegahan dan kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan agar kebakaran yang muncul dapat segera dikendalikan dan tidak meluas./FOTO: ist

PALANGKA RAYA, News  – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memperkuat langkah menghadapi dampak musim kemarau yang masih berlangsung. Tak hanya memburu titik api dan mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pemerintah juga bergerak memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menegaskan, upaya pencegahan dan kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan agar kebakaran yang muncul dapat segera dikendalikan dan tidak meluas.

“Upaya pencegahan dan kesiapsiagaan harus terus diperkuat agar potensi kebakaran dapat segera dikendalikan serta dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan,” kata Agustiar di Palangka Raya, Selasa.

Untuk memperkuat operasi di lapangan, Pemprov Kalteng bersama berbagai instansi menyiagakan sekitar 10.700 personel gabungan. Mereka berasal dari unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, pemadam kebakaran, masyarakat peduli api, hingga unsur terkait lainnya.

Warga Terdampak Karhutla di Palangka Raya Terima Rp250 Ribu dan Paket Sembako

Kekuatan tersebut tidak hanya bertumpu pada operasi darat. Pemerintah juga menyiapkan dukungan udara berupa enam unit helikopter serta satu unit pesawat yang digunakan untuk mendukung operasi modifikasi cuaca (OMC) maupun patroli.

Penguatan personel dan armada tersebut dilakukan seiring meningkatnya potensi karhutla memasuki periode kemarau. Pemerintah menargetkan setiap kejadian kebakaran dapat segera ditangani sehingga tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

“Yang paling utama adalah melindungi masyarakat dan menjaga lingkungan Kalteng tetap aman dari dampak kabut asap,” tegasnya.

Berdasarkan laporan Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalteng per 7 September 2026, tercatat sebanyak 2.698 kejadian karhutla dengan total luas lahan terbakar mencapai 8.139,12 hektare.

Ratusan Ribu Liter Air Bersih Dikirim

Kalteng Salurkan 3,8 Juta Liter Air Bersih, 11 Kabupaten Masih Jadi Sasaran Distribusi

Di tengah ancaman kebakaran, persoalan lain yang tak kalah serius adalah keterbatasan air bersih. Sejumlah wilayah di Kalteng mulai merasakan dampak kekeringan yang membuat akses terhadap air untuk kebutuhan sehari-hari semakin terbatas.

Pemprov Kalteng pun menjalankan distribusi air bersih ke sejumlah daerah terdampak. Hingga 5 September 2026, total 635.850 liter air bersih telah disalurkan kepada masyarakat.

Bantuan tersebut menjangkau sejumlah wilayah, di antaranya Kabupaten Kotawaringin Barat, Kota Palangka Raya, Barito Timur, Barito Utara, Murung Raya, serta daerah lainnya yang mengalami dampak kekeringan.

Penyaluran air dilakukan sebagai respons cepat pemerintah untuk membantu warga memenuhi kebutuhan dasar selama kemarau. Air tersebut digunakan untuk berbagai keperluan sehari-hari masyarakat yang kesulitan mendapatkan sumber air akibat kondisi kering berkepanjangan.

Pemprov Kalteng memastikan penanganan karhutla dan dampak kekeringan akan terus diperkuat. Pemerintah juga berkomitmen menjaga pelayanan publik tetap berjalan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak tetap mendapat perhatian.

Milad Ponpes Tanwirul Muslimin, Gubernur Kalteng Tekankan Peran Pesantren Cetak Generasi Berakhlak

Dengan ribuan personel yang disiagakan, dukungan armada udara, serta distribusi air bersih yang terus dilakukan, pemerintah berharap dampak musim kemarau terhadap masyarakat dan lingkungan Kalteng dapat ditekan semaksimal mungkin.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement