Suasana saat pembukaan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Mitra Bumitama yang berlangsung di SMPS Bumitama, Selasa (3/6/2026)./FOTO: ist
KOTAWARINGIN BARAT, News – Komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan terus diwujudkan melalui kolaborasi CSR PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Region Kotawaringin dan Yayasan Bumitama.
Melalui Program Bumitama Berdaya Pendidikan, sebanyak 85 guru dari 31 sekolah se-Kecamatan Kotawaringin Lama mengikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Mitra Bumitama yang berlangsung di SMPS Bumitama, Selasa (3/6/2026).
Mengusung tema “Implementasi Joyful Learning untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran”, kegiatan ini diikuti oleh guru dari 25 Sekolah Dasar dan 6 Sekolah Menengah Pertama.
Pelatihan bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan, sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi antar sekolah mitra.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Barat, Muhammad Alamsyah.
Dalam sambutannya, ia mengapresiasi komitmen Bumitama dalam mendukung peningkatan kompetensi guru di wilayah Kotawaringin Lama.
“Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada BGA yang secara konsisten melakukan pendampingan terhadap peningkatan kompetensi guru sekolah mitra. Ke depan, kami berharap kolaborasi ini dapat semakin diperkuat melalui program sister school sehingga dampaknya semakin luas bagi peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, CSR Head Assistant PT BGA Region Kotawaringin, Dwi Suharyanto, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mendukung kualitas pendidikan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Guru memiliki peran strategis dalam menciptakan proses belajar yang bermakna bagi peserta didik. Melalui pelatihan Joyful Learning ini, kami berharap para guru memperoleh wawasan dan strategi pembelajaran yang lebih efektif sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar siswa serta menciptakan suasana kelas yang menyenangkan,” jelasnya.
Pada sesi utama, materi disampaikan oleh Cucu Sukmara, Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Barat.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibagi menjadi enam kelompok untuk menyusun mind mapping mengenai enam karakteristik pembelajaran menggembirakan, kemudian mempresentasikan hasil diskusi serta berbagi pengalaman mengajar yang inspiratif.
Menurut Cucu Sukmara, pendekatan Joyful Learning menjadi salah satu strategi penting dalam menciptakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
“Pembelajaran yang menggembirakan tidak hanya membuat siswa nyaman di kelas, tetapi juga mampu meningkatkan keterlibatan, kreativitas, dan hasil belajar mereka. Guru perlu terus berinovasi agar proses belajar menjadi pengalaman yang bermakna bagi setiap peserta didik,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Para guru aktif mengikuti setiap sesi, berdiskusi, serta berbagi praktik baik yang telah diterapkan di sekolah masing-masing.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Standardisasi dan Ketaatan, Sri Wahyuni, serta Koordinator Yayasan Bumitama, Octa Prasetya Adi.
Melalui pelatihan ini, diharapkan kapasitas guru sekolah mitra semakin meningkat sehingga berdampak positif terhadap kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.
Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara sekolah internal Bumitama dan sekolah mitra dalam mewujudkan pendidikan yang lebih berkualitas sesuai semangat “Maju Bersama Sekolah Mitra.”


Comment