Di bawah kepemimpinan Bupati Rizky Aditya Putra, pemerintah daerah memanfaatkan momentum HUT ke-24 pada 3 Agustus 2026 untuk membeberkan sederet capaian yang diraih dalam 16 bulan terakhir./FOTO: ist
LAMANDAU, News – Genap 24 tahun berdiri, Kabupaten Lamandau tidak hanya merayakan pertambahan usia. Di bawah kepemimpinan Bupati Rizky Aditya Putra, pemerintah daerah memanfaatkan momentum HUT ke-24 pada 3 Agustus 2026 untuk membeberkan sederet capaian yang diraih dalam 16 bulan terakhir.
Rentetan penghargaan datang dari berbagai bidang, mulai dari infrastruktur, pengelolaan keuangan, kesehatan, ekonomi, penanganan kemiskinan dan stunting, hingga penguatan badan usaha milik daerah.
Bagi Rizky, berbagai penghargaan tersebut bukan sekadar koleksi piagam atau trofi. Capaian itu menjadi indikator bahwa program pemerintah mulai menunjukkan hasil, meski pekerjaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat masih terus berlanjut.
“Penghargaan hanyalah penyemangat untuk terus bekerja lebih baik. Yang terpenting adalah bagaimana pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Lamandau,” tegas Rizky.
Salah satu capaian yang menonjol adalah keberhasilan Lamandau meraih Sutami Award 2025 sebagai kabupaten terbaik tingkat nasional dalam penyelenggaraan dan pengelolaan jalan.
Prestasi tersebut menjadi catatan penting bagi daerah yang memiliki wilayah cukup luas dan membutuhkan konektivitas jalan untuk menunjang mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi.
Dari sektor tata kelola keuangan, Pemkab Lamandau juga berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk kali ke-13 secara berturut-turut.
Capaian lainnya datang dari sektor kesehatan. Lamandau memperoleh UHC Award 2026, sebagai bentuk apresiasi atas upaya memperluas cakupan jaminan kesehatan dan memberikan kemudahan akses layanan kesehatan kepada masyarakat.
Di bidang ekonomi, Lamandau juga mendapat pengakuan melalui National Governance Awards 2026 kategori Top Regency in Local Economy Growth and Creative Financing. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap upaya pemerintah daerah mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mengembangkan skema pembiayaan kreatif.
Tidak berhenti di sana, kinerja Lamandau dalam penanganan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting juga mendapat apresiasi di tingkat regional Kalimantan.
Sementara dalam penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Lamandau meraih penghargaan Top Pembina BUMD 2026. Penghargaan ini menjadi pengakuan terhadap pembinaan perusahaan daerah agar dapat dikelola secara profesional dan memberikan kontribusi bagi pembangunan.
Dari sisi kepemimpinan, Bupati Rizky Aditya Putra juga memperoleh penghargaan The Best Regent 2026 dalam ajang Indonesia Golden Awards 2026.
Meski namanya tercantum dalam penghargaan tersebut, Rizky tidak melihat capaian itu sebagai keberhasilan pribadi. Ia justru menyebut seluruh prestasi yang diraih Lamandau merupakan hasil kerja kolektif pemerintah dan masyarakat.
“Penghargaan tersebut saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Lamandau, karena setiap keberhasilan yang kita raih adalah hasil kerja bersama,” pungkasnya.
Bagi Lamandau, deretan penghargaan dalam 16 bulan terakhir menjadi modal sekaligus pengingat. Prestasi bukan garis akhir, melainkan dorongan untuk memastikan pembangunan benar-benar hadir dalam kehidupan masyarakat, dari pusat kabupaten hingga desa-desa.


Comment