Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra bersama Wakil Bupati Abdul Hamid dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa/Kelurahan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di GOR Serbaguna Indoor Palangka Raya, Jumat (7/8/2026)./FOTO: ist
PALANGKA RAYA, News – Pemerintah Kabupaten Lamandau menegaskan komitmennya memperkuat pembangunan dari tingkat kabupaten hingga pelosok desa. Hal itu terlihat dari kehadiran Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra bersama Wakil Bupati Abdul Hamid dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa/Kelurahan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di GOR Serbaguna Indoor Palangka Raya, Jumat (7/8/2026).
Rakor yang dipimpin Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran tersebut menjadi ruang koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, hingga pemerintahan desa dan kelurahan untuk menyatukan arah pembangunan sekaligus membahas berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat.
Sejumlah isu strategis menjadi pembahasan, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, persoalan pertanahan dan kawasan hutan, hingga pemutakhiran data sosial ekonomi serta penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Bagi Lamandau, penguatan koordinasi tersebut dinilai penting mengingat karakteristik wilayah yang cukup luas. Infrastruktur jalan dan jembatan menjadi salah satu kebutuhan utama untuk membuka keterisolasian sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.
Bupati Rizky Aditya Putra mengatakan pembangunan tidak boleh berhenti di pusat pemerintahan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan harus dirasakan hingga masyarakat yang berada di desa.
“Sinergi antarpemerintah sangat penting agar pembangunan dan pelayanan masyarakat bisa terus ditingkatkan, terutama sampai ke desa-desa,” ujarnya.
Dalam arahannya, Gubernur Agustiar Sabran juga menempatkan pembangunan infrastruktur desa sebagai salah satu perhatian utama. Jalan dan jembatan bukan sekadar sarana penghubung antarwilayah, tetapi menjadi penopang aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga distribusi kebutuhan masyarakat.
Persoalan tersebut dinilai sangat relevan bagi Lamandau. Dengan kondisi geografis dan sebaran permukiman yang cukup luas, konektivitas antarwilayah menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan.
Selain infrastruktur, pemerintah juga mendorong pembenahan tata kelola data sosial ekonomi. Data yang akurat dinilai penting agar berbagai program pemerintah, termasuk bantuan sosial, dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Pemkab Lamandau menyatakan siap memperkuat koordinasi dengan Pemprov Kalteng maupun pemerintah pusat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi daerah.
“Kita akan terus memperkuat koordinasi dan kerja sama untuk mendorong pembangunan yang merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lamandau,” kata Rizky.
Rakor ini diikuti kepala daerah se-Kalimantan Tengah, jajaran Pemprov Kalteng, serta unsur pemerintah daerah lainnya. Pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan langkah bersama agar pembangunan dan pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah perdesaan.


Comment