Prestasi membanggakan diraih Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dianugerahi penghargaan TOP Pembina BUMD 2026./FOTO: ist
PALANGKA RAYA, News – Prestasi membanggakan diraih Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dianugerahi penghargaan TOP Pembina BUMD 2026 dalam ajang nasional yang diselenggarakan Majalah Top Business bersama Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan sejumlah lembaga independen.
Tak hanya itu, Bank Kalteng juga menorehkan capaian gemilang dengan meraih penghargaan TOP BUMD Awards 2026 Predikat Bintang 5 (Excellent), level tertinggi bagi BUMD dengan kinerja unggul.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalteng, Maslipansyah, turut dinobatkan sebagai TOP CEO BUMD 2026.
Komisaris Utama Bank Kalteng, Rahmat Nasution Hamka, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil sinergi kuat antara manajemen dan pemegang saham, khususnya peran strategis Gubernur Agustiar Sabran dalam mendorong kinerja yang sehat dan berkelanjutan.
Menurut Hamka, Bank Kalteng terus mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap lini bisnis. Dukungan dan arah kebijakan dari gubernur sebagai pemegang saham pengendali dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi performa perusahaan.
“Sinergi ini menjadi fondasi agar Bank Kalteng terus tumbuh secara profesional, akuntabel, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah,” ujarnya.
Penghargaan TOP BUMD Awards sendiri diberikan melalui proses penilaian ketat dan komprehensif terhadap lebih dari 1.170 BUMD di seluruh Indonesia, meliputi aspek kinerja bisnis, inovasi, tata kelola, hingga kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Direktur Utama Bank Kalteng, Maslipansyah, menegaskan bahwa predikat Bintang 5 mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menjaga pertumbuhan yang sehat, kepemimpinan yang kuat, serta inovasi berkelanjutan berbasis teknologi.
Capaian tersebut diperkuat oleh kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025. Bank Kalteng mencatat total aset mencapai Rp20,4 triliun, meningkat signifikan dari Rp16,8 triliun pada tahun sebelumnya.
Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh menjadi Rp13,8 triliun, sementara penyaluran kredit mencapai Rp11,7 triliun. Adapun laba bersih berhasil menembus Rp368,5 miliar.
Kinerja impresif ini mencerminkan penguatan fundamental bisnis, pengelolaan risiko yang prudent, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Bank Kalteng sebagai motor penggerak ekonomi daerah.


Comment