Hingga 25 September 2026, total air bersih yang telah disalurkan ke berbagai daerah di Kalteng mencapai 3.811.050 liter./FOTO: ist
PALANGKA RAYA, News – Krisis ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) masih menjadi perhatian. Pemerintah bersama instansi terkait terus menggerakkan distribusi air untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan.
Hingga 25 September 2026, total air bersih yang telah disalurkan ke berbagai daerah di Kalteng mencapai 3.811.050 liter.
Pada Jumat (25/9/2026), sebanyak 185.100 liter air kembali didistribusikan ke masyarakat. Bantuan tersebut tersebar di 11 kabupaten, yakni Barito Timur, Barito Utara, Seruyan, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Katingan, Lamandau, Sukamara, Gunung Mas, Murung Raya dan Kapuas.
Distribusi ini menunjukkan persoalan keterbatasan air bersih telah menjangkau sejumlah wilayah dengan kondisi dan kebutuhan yang berbeda-beda.
Di Barito Timur, misalnya, suplai air diberikan kepada warga Dusun Bantai Karau RT 13 sebanyak 2.400 liter, RT 15 sebanyak 2.200 liter, serta Desa Lebo sebanyak 1.100 liter.
Sementara di Barito Utara, sebanyak 8.000 liter air bersih disalurkan masing-masing 4.000 liter ke Dusun Parang Kampeng dan Desa Ipu.
Pasokan cukup besar juga diarahkan ke Seruyan dan Kotawaringin Barat. Seruyan menerima total 23.600 liter untuk memenuhi kebutuhan warga Desa Terawan, Desa Sembuluh 1 dan Desa Sembuluh 2.
Sedangkan di Kotawaringin Barat, distribusi mencapai 37.400 liter yang menyasar Desa Kadipi Atas, Desa Pangkalan Satu, Desa Suka Jaya dan Desa Palih Baru.
Di Kotawaringin Timur, distribusi menjangkau sejumlah desa, di antaranya Jaya Karet, Basirih Hulu, Jaya Kelapa, Regei Lestari, Parebok, Samuda Besar dan Basirih Hilir. Bantuan juga diberikan kepada Pondok Pesantren Sabilul di Desa Jaya Karet.
Penyaluran air bersih kemudian berlanjut ke Katingan dengan sasaran Kelurahan Pendahara, Dusun Danum Matei, Desa Tewang Rangkang serta Kelurahan Kasongan Baru RT 06 dan RT 07.
Di Lamandau, sebanyak 20.000 liter air bersih disalurkan ke Desa Bina Bhakti. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan masyarakat yang mencakup 81 kepala keluarga.
Sementara itu, Sukamara mendapat 2.400 liter untuk Desa Petarikan. Di Gunung Mas, distribusi dilakukan ke Desa Tumbang Lapan sebanyak 3.600 liter dan Desa Tumbang Rahuyan sebanyak 7.200 liter.
Untuk Murung Raya, masing-masing 1.200 liter disalurkan ke Desa Muara Jaan dan Desa Sungai Lunuk. Sedangkan di Kapuas, sebanyak 12.000 liter air bersih diperuntukkan bagi masyarakat Desa Buhut Jaya.
Dengan tambahan distribusi pada 25 September, total pasokan air bersih yang telah digerakkan di Kalteng kini mencapai lebih dari 3,8 juta liter.
Pemerintah Provinsi Kalteng bersama instansi terkait masih memantau perkembangan kondisi di lapangan. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan laporan serta kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah.
Data tersebut masih bersifat sementara. Distribusi air bersih dapat terus bertambah seiring dengan adanya permintaan dan kondisi wilayah yang masih membutuhkan pasokan air.


Comment