Ketua DPRD Kobar, Mulyadin, memastikan bantuan tersebut telah melalui proses verifikasi sehingga dipastikan diterima oleh siswa yang benar-benar berhak./FOTO: ist
KOTAWARINGIN BARAT, News – Program Kartu Kobar Cerdas mulai dijalankan sebagai upaya membantu meringankan beban pendidikan keluarga kurang mampu di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Ketua DPRD Kobar, Mulyadin, memastikan bantuan tersebut telah melalui proses verifikasi sehingga dipastikan diterima oleh siswa yang benar-benar berhak.
Ia menjelaskan, sasaran program ini adalah peserta didik dari keluarga yang masuk kategori desil I dan desil II. Bantuan tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar sekolah, mulai dari seragam hingga perlengkapan belajar.
“Harapan kami kebutuhan seragam sekolah dapat terpenuhi, begitu juga alat tulis yang dibutuhkan anak-anak dalam mengikuti proses belajar,” ujarnya di Pangkalan Bun.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, penyaluran bantuan kini dilakukan melalui rekening penerima. Skema baru ini dinilai lebih transparan, mudah dipantau, sekaligus meminimalkan potensi kesalahan dalam distribusi.
Menurut Mulyadin, seragam sekolah bukan sekadar pakaian yang dikenakan setiap hari. Lebih dari itu, seragam menjadi simbol persamaan, kedisiplinan, semangat belajar, dan kebanggaan sebagai pelajar.
Ia mengakui keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah bersama DPRD baru mampu mengalokasikan bantuan bagi sekitar 3.000 peserta didik di seluruh wilayah Kobar pada tahun ini.
Meski demikian, ia menegaskan seluruh penerima telah melalui proses pendataan dan verifikasi sehingga bantuan benar-benar tepat sasaran.
“Nama penerima sudah tercatat sesuai kategori yang ditetapkan, sehingga penyalurannya dapat dipastikan tepat sasaran,” tegasnya.
Melalui program Kartu Kobar Cerdas, DPRD berharap tidak ada lagi anak-anak yang terkendala kebutuhan perlengkapan sekolah. Bantuan ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berprestasi dan membangun karakter yang baik sejak dini.


Comment