Silaturahmi Ramadan Region 5A dan Region 5B BGA Group bersama para pemangku kepentingan di Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng pada Rabu (11/3/2026)./FOTO: ist
KOTAWARINGIN BARAT, News – Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan Silaturahmi Ramadan Region 5A dan Region 5B BGA Group bersama para pemangku kepentingan di Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng pada Rabu (11/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.30 hingga 18.45 WIB ini menjadi momentum memperkuat hubungan antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.
Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan dan staf Region 5A dan Region 5B BGA Group, unsur MUSPIKA Kotawaringin Lama, Camat Kumai, para lurah dan kepala desa se-Kotawaringin Lama, pengurus serta badan pengawas Koperasi Mitra Bahaum, Koperasi Tanjung Biru, dan Koperasi Kompak Maju Bersama, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat.

Wedy Sulistyo selaku Partnership Advisory BGA Group menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan silaturahmi antara perusahaan dengan masyarakat serta pemerintah daerah.
“Dua puluh tahun lalu kebun BGA di Kotawaringin Lama bisa terbangun karena hubungan erat dengan seluruh pemangku kepentingan. Melalui silaturahmi seperti ini, kami berharap hubungan tersebut semakin kuat sehingga dapat meminimalkan kesalahpahaman antara perusahaan dan masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan silaturahmi Ramadhan ini juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta penyerahan bingkisan kepada 25 marbot masjid dan mushola di wilayah Region 5A dan Region 5B sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam memakmurkan rumah ibadah di tengah masyarakat.

Sementara itu, Mill Operation Head 3 BGA Group, Irman Tahir, dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi atas kehadiran para undangan dan dukungan seluruh stakeholder terhadap kegiatan perusahaan selama ini.
“Terima kasih atas kehadiran dan dukungan dari seluruh pihak. Kami berharap kemitraan yang telah terjalin selama ini semakin erat, saling menguntungkan, dan dapat terus berkelanjutan,” ujarnya.
Tokoh masyarakat Kotawaringin Lama, H. Gusti Sadikin, menilai kehadiran BGA telah memberi dampak nyata terhadap kemajuan daerah. Ia mengingatkan bahwa sekitar dua dekade lalu perusahaan mulai membuka perkebunan kelapa sawit melalui kemitraan dengan masyarakat.
“Kontribusi BGA sangat luar biasa bagi kemajuan Kotawaringin Lama. Sekitar 20 tahun lalu kebun sawit ini mulai dibangun bersama masyarakat. Pelopor dari masyarakat yang hadir saat ini di antaranya Pak H. Bambang Suherman dan Pak Masfajri,” ungkapnya.
Ia juga berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus mendukung aktivitas perusahaan. Menurutnya, jika terjadi persoalan, penyelesaiannya sebaiknya dilakukan secara kekeluargaan tanpa melibatkan pihak luar yang berpotensi memperkeruh situasi.
Hal senada disampaikan Muhammad Toha, anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat dari Daerah Pemilihan 2. Ia berharap kerja sama antara masyarakat dan perusahaan terus ditingkatkan karena telah terbukti mampu menggerakkan perekonomian lokal.
“Selama ini BGA berkontribusi besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di Kecamatan Kotawaringin Lama. Karena itu kita semua berkewajiban menjaga dan mendukung keberlanjutan perusahaan,” katanya.
Ia juga berharap program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) BGA dapat bersinergi dengan program pembangunan desa, terlebih di tengah kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat. Namun demikian, ia menegaskan agar desa tetap mengedepankan komunikasi dan tidak memaksakan kehendak.


Comment