Staf Ali Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko./FOTO: ist
PALANGKA RAYA, News – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menginstruksikan pemerintah kabupaten dan kota untuk memperkuat langkah antisipasi lonjakan inflasi menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
Staf Ali Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menekankan pentingnya peran kepala daerah dalam menjaga stabilitas harga komoditas yang kerap bergejolak akibat faktor lokal maupun nasional.
“Yang menangani berkaitan dengan inflasi supaya melakukan upaya-upaya. Intinya kabupaten/kota melalui kepala daerah untuk persiapan menghadapi Ramadan dan Idulfitri, apa saja yang harus dilakukan terkait dengan komoditas yang sering mengalami inflasi baik ditingkat lokal maupun tingkat nasional,” ujar
Yuas, Senin 12 Januari 2026. Yuas meminta pejabat daerah segera melakukan langkah stabilisasi jika terjadi kenaikan harga pangan di pasar. Langkah in sejalan dengan instruksi pemerintah pusat untuk menjaga daya beli masyarakat.
Yanh mana saja harga yang naik segera diantisipasi seperti arahan dari kementerian Dalam Negeri tadi, lanjutnya. Selain it, ia mengingatkan para kepala daerah untuk selalu sip memberikan laporan perkembangan harga secara berkala. Hal ini mengingat penanganan inflasi telah menjadi fokus utama pemerintah dalam lima tahun terakhir.
“Diharapkan juga kepada kepala daerah ketika pada rapat ke depan bersiap sedia untuk kalau diminta oleh kementerian Dalam Negeri karena kita ini sudah berjalan kurang lebih 5 tahun ini menangani inflasi,” tambah Yuas.
Berdasarkan data terbaru, angka inflasi di Kalimantan Tengah tercatat sebesar 3,13 persen, atau sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata inflasi nasional yang berada di angka 2,92 persen.
“Oleh karena itu kami berharap seluruh kabupaten kota untuk melakukan upaya upaya mnangani inflasi supava inflasi tetap terjaga hingga akhir tahun 2026,” pungkasnya.


Comment