Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, secara resmi meminta Sekretaris Daerah (Sekda) yang baru dilantik, Linae Victoria Aden, untuk langsung tancap gas memperkuat kolaborasi birokrasi./FOTO: ist
PALANGKA RAYA, News – Babak baru roda pemerintahan Provinsi Kalimantan Tengah resmi dimulai. Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, secara resmi meminta Sekretaris Daerah (Sekda) yang baru dilantik, Linae Victoria Aden, untuk langsung tancap gas memperkuat kolaborasi birokrasi. Langkah ini dinilai krusial guna memastikan seluruh program pembangunan berjalan tepat waktu, tepat sasaran, transparan, serta akuntabel demi kemaslahatan masyarakat.
Dalam arahannya, Gubernur Agustiar menegaskan bahwa jabatan Sekda bukanlah sekadar posisi formal, melainkan sebuah amanah besar yang menuntut totalitas.
“Jabatan ini adalah amanah dengan tanggung jawab besar, suatu kehormatan dan kebanggaan. Amanah ini harus dijawab dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas yang dilandasi niat tulus pengabdian untuk masyarakat,” tegas Gubernur Agustiar di Palangka Raya.
Sebagai motor penggerak pemerintahan, Sekda memegang posisi strategis sebagai poros utama birokrasi. Peran ini menjadi penentu agar seluruh perangkat daerah dapat bergerak selaras dalam satu irama, satu tujuan, dan satu semangat.
Dengan begitu, setiap kebijakan yang dirancang pemerintah daerah mampu dieksekusi secara optimal di lapangan.
Gubernur mengaku optimis dengan kapabilitas Linae Victoria Aden.
Pengalaman luas yang dimilikinya, termasuk rekam jejak saat
mengemban tugas sebagai Penjabat (Pj) Sekda Kalteng sebelumnya, menjadi modal kuat untuk membawa birokrasi Kalteng semakin solid.
Menyadari bahwa membangun daerah tidak bisa dilakukan sendirian, Gubernur Agustiar mengajak seluruh kepala perangkat daerah dan jajaran ASN di lingkungan Pemprov Kalteng untuk memberikan dukungan penuh kepada Sekda yang baru. Ia menekankan pentingnya gotong royong yang berlandaskan kearifan lokal.
“Mustahil kita bekerja sendiri. Karena itu, saya mengajak seluruh jajaran untuk terus memperkuat sinergi, kekompakan dan kerja sama dengan semangat Huma Betang dalam bingkai NKRI,” jelasnya.
Lebih lanjut, kolaborasi kokoh ini disebut sebagai kunci utama untuk menyukseskan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, sekaligus menyelaraskan pembangunan daerah demi mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden. Sinergi ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas pelayanan publik serta mendorong pemerataan pembangunan yang berkeadilan, menyentuh masyarakat dari wilayah pedalaman hingga perkotaan.
Di akhir arahannya, Gubernur menaruh harapan besar agar Sekda Linae mampu menjadi role model atau teladan dalam menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme. Budaya kerja yang dibangun harus kolaboratif dan sepenuhnya berorientasi pada hasil nyata.
Tantangan ke depan dipastikan tidak mudah, namun dengan manajemen yang efektif dan berkualitas, seluruh program pembangunan diharapkan dapat dirasakan langsung dampak positifnya oleh seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Tengah.


Comment