Pemkab Kobar
Home » Berita » Pemkab Kobar Siap Terapkan Transaksi Non-Tunai di Desa, Dorong Transparansi dan Keamanan Keuangan

Pemkab Kobar Siap Terapkan Transaksi Non-Tunai di Desa, Dorong Transparansi dan Keamanan Keuangan

Rapat koordinasi antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kobar dan Bank Kalteng Cabang Pangkalan Bun yang digelar pada Jumat, 17 April 2026 di Kantor DPMD Kobar./FOTO: ist

KOTAWARINGIN BARAT, News- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bersiap menerapkan sistem transaksi non-tunai di seluruh pemerintah desa sebagai bagian dari upaya modernisasi tata kelola keuangan. 

Rencana ini dimatangkan melalui rapat koordinasi antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kobar dan Bank Kalteng Cabang Pangkalan Bun yang digelar pada Jumat, 17 April 2026 di Kantor DPMD Kobar.

Kepala DPMD Kobar, Aida Lailawati, menjelaskan bahwa penerapan sistem non-tunai merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keamanan, transparansi, serta profesionalitas pengelolaan keuangan desa. 

Menurutnya, sistem ini mampu meminimalisir risiko administratif sekaligus meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan dana desa.

Rody Iskandar Nahkodai Korpri Kobar 2026–2030, Siap Genjot Profesionalisme ASN dan Pembangunan Daerah

“Melalui sistem non-tunai yang dikembangkan bersama Bank Kalteng, setiap transaksi akan tercatat secara real-time dan otomatis dalam sistem. Hal ini tentu memudahkan proses pengawasan serta mempercepat penyusunan laporan pertanggungjawaban dana desa secara akurat,” ujarnya.

Direktur Bank Kalteng Cabang Pangkalan Bun, Sri Wening, menegaskan kesiapan pihaknya dalam mendukung implementasi program tersebut. 

Ia menyebutkan bahwa infrastruktur dan platform digital telah disiapkan, lengkap dengan dukungan teknis untuk membantu perangkat desa beradaptasi dengan sistem baru.

“Kami telah menyiapkan infrastruktur dan platform digital yang andal. Dukungan teknis akan terus kami berikan agar perangkat desa merasa aman dan nyaman beralih ke sistem ini,” tegasnya.

Dengan penerapan sistem non-tunai, bendahara desa tidak lagi perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar, sehingga risiko keamanan dapat ditekan. Selain itu, seluruh transaksi keuangan desa akan tercatat secara digital dan terintegrasi, sehingga memudahkan proses pengawasan.

Semangat Kartini di Kobar: Bupati Nurhidayah Dorong Perempuan Berkarya, Angka Stunting Turun Signifikan

Peluncuran resmi program ini dijadwalkan dalam waktu dekat dengan melibatkan para kepala desa dan instansi terkait. Pemerintah berharap langkah ini dapat mendorong desa-desa di Kabupaten Kobar bertransformasi menjadi desa digital yang mandiri, sekaligus menjadi pionir penerapan teknologi keuangan desa di Provinsi Kalimantan Tengah.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement