Bupati Kobar Nurhidayah serahkan 300 lembar geobag sebagai langkah mitigasi bencana akibat abrasi, banjir rob, dan gelombang pasang./FOTO: ist
KOTAWARINGIN BARAT, News – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, menunjukkan komitmennya dalam melindungi wilayah pesisir dengan menyalurkan bantuan geobag kepada dua desa di Kecamatan Kumai.
Sebanyak 300 lembar geobag dibagikan sebagai langkah mitigasi bencana akibat abrasi, banjir rob, dan gelombang pasang.
Bupati Kobar, Nurhidayah, menyampaikan bahwa Desa Teluk Bogam menerima 200 lembar geobag, sementara Desa Keraya memperoleh 100 lembar. Bantuan ini dinilai sebagai langkah darurat yang penting untuk meredam energi ombak serta menahan laju abrasi di titik-titik rawan.
“Ancaman abrasi dan cuaca ekstrem merupakan tantangan nyata. Melalui bantuan ini, kami ingin memastikan keselamatan warga serta menjaga permukiman dan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir tetap berjalan,” ujar Nurhidayah di Pangkalan Bun, Jumat.
Ia menekankan bahwa efektivitas geobag sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat. Pemerintah desa dan warga diminta untuk bergotong royong dalam proses pengisian dan penyusunan geobag agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.
Lebih lanjut, Nurhidayah mengingatkan bahwa upaya mitigasi bencana tidak hanya bergantung pada perlindungan fisik semata. Kesadaran untuk menjaga lingkungan pesisir juga menjadi kunci, termasuk pelestarian mangrove dan tidak membuang sampah sembarangan.
“Sinergi dan partisipasi aktif masyarakat adalah fondasi utama dalam mewujudkan desa tangguh bencana,” tegasnya.


Comment