Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyampaikan duka mendalam atas wafatnya tokoh konservasi dunia, Birutė Mary Galdikas./FOTO: ist
KOTAWARINGIN BARAT, News – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyampaikan duka mendalam atas wafatnya tokoh konservasi dunia, Birutė Mary Galdikas. Kabar duka tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kobar, Nurhidayah, saat memimpin apel gabungan ASN di Pangkalan Bun, Rabu (25/3/2026).
Bupati mengonfirmasi bahwa peneliti senior tersebut mengembuskan napas terakhir di sebuah rumah sakit di Los Angeles. Dedikasi Birute selama puluhan tahun di Taman Nasional Tanjung Puting dinilai telah mengangkat nama Kotawaringin Barat ke kancah internasional.
“Semalam kami diinformasikan ada berita duka, seorang tokoh konservasi dunia, yaitu Prof. Birute Mary Galdikas, telah meninggal dunia di rumah sakit di Los Angeles,” ujar Nurhidayah di hadapan peserta apel.
Menurut Bupati, kontribusi almarhumah dalam pelestarian orangutan dan hutan hujan tropis di Kalimantan sangat tidak ternilai. Melalui organisasi Orangutan Foundation International, Birute berhasil membangun kesadaran global mengenai pentingnya ekosistem hutan tropis.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah untuk menjadikan semangat pengabdian Birute sebagai inspirasi dalam menjaga warisan alam. Kepergiannya disebut sebagai kehilangan besar bagi dunia konservasi internasional, khususnya bagi masyarakat Kalimantan Tengah.
“Peran beliau sangat besar dalam dunia konservasi khususnya orangutan, atas jasa beliau jugalah Kotawaringin Barat bisa dikenal dunia melalui Taman Nasional Tanjung Puting,” tutup Nurhidayah.


Comment