Pemkab Kobar
Home » Berita » Jelang Idul Fitri 1447 H, Harga Bapok di Pangkalan Bun Masih Fluktuatif, Cabai Rawit Meroket

Jelang Idul Fitri 1447 H, Harga Bapok di Pangkalan Bun Masih Fluktuatif, Cabai Rawit Meroket

Harga bahan pangan atau bahan pokok (bapok) di Pasar Indrasari Pangkalan Bun menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah ini masih berfluktuasi./FOTO: ist

KOTAWARINGIN BARAT, News – Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah menyebutkan harga bahan pangan atau bahan pokok (bapok) di Pasar Indrasari Pangkalan Bun menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah ini masih berfluktuasi.

“Untuk harga bapok kita di pasar tradisional Indrasari Pangkalan Bun itu dalam kondisi fluktuasi, bergerak namun tidak drastis, jadi bertahap dan tidak langsung melonjak naik,” kata Sekretaris Disperindagkop Kobar Muhamad Suhendra di Pangkalan Bun, Selasa.

Dia menyebutkan, terdapat komoditas yang mengalami turun naik harga di bulan Maret 2026 ini yaitu cabai merah besar.

“Pada awal Minggu kedua bulan Maret seharga Rp70.000, kemudian turun di pertengahan minggu menjadi Rp60.000, lalu di akhir minggu kembali turun Rp50.000, selanjutnya memasuki minggu ketiga bulan Maret menjadi Rp64.000 perkilogramnya.”

Pemkab Kobar Siap Terapkan Transaksi Non-Tunai di Desa, Dorong Transparansi dan Keamanan Keuangan

Sementara itu untuk komoditas yang mengalami kenaikan harga yaitu cabai rawit merah, yakni dari harga Rp76.000 naik menjadi Rp87.000 perkilogramnya.

Selain kenaikan harga, terdapat juga komoditas yang mengalami penurunan harga di antaranya cabai merah keriting, bawang merah dan bawang putih.

“Untuk cabai merah keriting sebelumnya itu Rp70.000 menjadi Rp64.000 perkilogramnya, bawang merah Rp50.000 menjadi Rp47.000 perkilogramnya, dan bawang putih Rp45.000 menjadi Rp42.000 perkilogramnya,” sebutnya.

Suhendra mengungkapkan, untuk harga daging sapi menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 2026 ini relatif stabil di angka Rp150.000 perkilogramnya. Namun yang mengalami kenaikan harga justru daging ayam.

“Kalau untuk daging ayam ras itu di awal minggu seharga Rp40.000, di pertengahan minggu turun menjadi Rp38.000, dan harga di akhir minggu kembali naik menjadi Rp43.000 perkilogramnya,” ungkapnya.

Rody Iskandar Nahkodai Korpri Kobar 2026–2030, Siap Genjot Profesionalisme ASN dan Pembangunan Daerah

Dia menyampaikan, saat ini untuk data stok bapok yang tersedia pada sepuluh distributor bapok dan Perum Bulog yang ada di Kotawaringin Barat.

Adapun untuk Beras tercatat sebanyak 1.754,76 ton, minyak goreng sebanyak 260,96 ton, bula pasir sebanyak 122,14 ton, tepung terigu sebanyak 63,82 ton, dan kacang kedelai sebanyak 15,20 ton.

“Semoga bapok dapat tersedia dengan jumlah yang cukup serta aman dan harga tetap stabil terutama untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H,” demikian Suhendra.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement