Sekretaris Daerah Kotawaringin Barat, Rody Iskandar mendukung penetapan tiga kelurahan sebagai Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2026./FOTO: ist
KOTAWARINGIN BARAT, News – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menunjukkan keseriusannya membangun daerah berbasis data dengan mendukung penetapan tiga kelurahan sebagai Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2026. Tiga wilayah tersebut yakni Kelurahan Raja, Baru, dan Mendawai.
Sekretaris Daerah Kotawaringin Barat, Rody Iskandar menegaskan, data akurat menjadi pondasi utama dalam menentukan arah pembangunan yang efektif dan tepat sasaran.
“Data yang valid sangat dibutuhkan dalam menyusun perencanaan, mengambil keputusan hingga menjalankan program pemerintah agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya saat
pencanangan Desa/Kelurahan Cantik 2026 di Pangkalan Bun.
Program Desa Cantik merupakan inisiatif Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meningkatkan kemampuan aparatur desa dan kelurahan dalam mengelola serta memanfaatkan data statistik.
Dengan langkah ini, desa dan kelurahan tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, melainkan menjadi ujung tombak pembangunan daerah.
Sebelum resmi dicanangkan, Kelurahan Raja, Baru, dan Mendawai telah menjalani pembinaan sejak 2021 bersama delapan desa dan kelurahan lainnya, yakni Pasir Panjang, Purbasari, Natai Raya, Bumi Harjo, Pangkalan Tiga, Sungai Melawen, Sidorejo, dan Madurejo.
Menurut Rody, program ini diharapkan mampu meningkatkan literasi statistik masyarakat dan aparatur desa, sekaligus menciptakan sistem pengelolaan data yang lebih terstandar dan berkualitas.
“Ke depan, desa dan kelurahan diharapkan mampu mengambil keputusan berdasarkan data, sehingga seluruh program pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.
Pemkab Kotawaringin Barat pun berharap keberhasilan tiga kelurahan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain agar pembangunan desa semakin maju, terarah, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.


Comment