Pemkab Lamandau
Home » Berita » Rizky Aditya Putra Terbitkan SE Ramadan 1447 H, Pemkab Lamandau Perkuat Toleransi dan Ketertiban Ibadah

Rizky Aditya Putra Terbitkan SE Ramadan 1447 H, Pemkab Lamandau Perkuat Toleransi dan Ketertiban Ibadah

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra./FOTO: ist

LAMANDAU, News – Memasuki hari ke-5 bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Lamandau telah resmi mengeluarkan panduan bagi masyarakat untuk memastikan ibadah puasa berlangsung khidmat. 

Melalui Surat Edaran (SE) Bupati Nomor 400/05/II/KESRA/-2026, seluruh elemen masyarakat diimbau memperkuat tali toleransi antarumat beragama.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra menekankan pentingnya menjaga kondusivitas daerah agar seluruh umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan tenang.

“Kami berharap seluruh masyarakat Kabupaten Lamandau dapat melaksanakan ibadah puasa dan perayaan Idul Fitri dalam suasana damai, tentram, dan aman dengan saling menghargai antar sesama,” ujarnya, Senin (23/2).

Jelang Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Lamandau Gelar Gerakan Pangan Murah di Bulik

Poin-poin utama surat edaran bupati untuk menjaga kekhusyukan selama bulan suci, terdapat beberapa instruksi khusus yang menjadi perhatian bagi warga dan pelaku usaha.

Aktivitas Keagamaan: Umat Muslim diajak untuk memakmurkan masjid dan musala dengan berbagai kegiatan positif dan ibadah.

Larangan Petasan: Larangan keras terhadap produksi dan perdagangan petasan, mercon, maupun kembang api yang berpotensi mengganggu ketenangan ibadah.

Operasional Rumah Makan: Pengelola warung makan dan minum tetap diperbolehkan buka, namun diimbau menggunakan kain penutup (tirai) selama jam puasa berlangsung sebagai bentuk penghormatan.

Tempat Hiburan: Diskotik, karaoke, kafe, dan hiburan malam lainnya wajib beroperasi sesuai ketentuan khusus yang berlaku selama Ramadhan.

Safari Ramadan di Bulik Timur, Wabup Abdul Hamid Ajak Warga Tingkatkan Iman dan Jaga Kondusivitas

Bupati juga menginstruksikan kepada para camat, kepala desa, hingga lurah untuk tidak lengah. Mereka diminta terus berkoordinasi dengan aparat keamanan terkait guna memantau lingkungan masing-masing.

“Koordinasi dengan aparat sangat penting agar tercipta lingkungan yang aman. Tidak hanya selama masa Ramadan, tetapi hingga perayaan Idul Fitri mendatang.”

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement