Pemkab Kobar
Home » Berita » Pemkab Kobar: Jelang Idul Fitri, Harga Sembako Masih Stabil Meski Cabai Melonjak

Pemkab Kobar: Jelang Idul Fitri, Harga Sembako Masih Stabil Meski Cabai Melonjak

Harga kebutuhan pokok di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terpantau fluktuatif namun relatif terkendali sepanjang pekan pertama Maret 2026. /FOTO: ist

KOTAWARINGIN BARAT, News – Harga kebutuhan pokok di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terpantau fluktuatif namun relatif terkendali sepanjang pekan pertama Maret 2026. 

Meski sejumlah komoditas mulai menunjukkan tren kenaikan, otoritas setempat memastikan stabilitas harga masih terjaga di tengah bayang-bayang lonjakan permintaan menjelang Idul Fitri.

Plt Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Muhamad Suhendra, menegaskan bahwa pasokan yang melimpah menjadi kunci stabilitas harga saat ini. Pihaknya optimistis kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi meski tekanan konsumsi diprediksi meningkat drastis mendekati hari raya.

Pemerintah daerah berjanji akan terus memantau pergerakan harga harian guna mencegah spekulasi di tingkat pedagang. Pengawasan ketat ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah agar daya beli masyarakat tidak tergerus menjelang Lebaran.

Wabup Kobar Tegas: Perang Narkoba Tak Boleh Sekadar Slogan, Harus Dibuktikan Tanpa Kompromi

“Menjelang Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan permintaan masyarakat terhadap beberapa bahan pokok. Namun hingga saat ini harga masih relatif stabil dan stok di distributor maupun BULOG juga dalam kondisi aman, sehingga kebutuhan masyarakat dipastikan tetap dapat terpenuhi,” katanya, Senin 9 Maret 2026.

Suhendra menjelaskan, komoditas cabai menjadi sorotan utama setelah harganya merangkak naik secara signifikan di pasar-pasar tradisional. Cabai merah besar kini menyentuh angka Rp70.000 per kilogram, sementara cabai rawit merah melonjak ke level Rp80.000 dari harga semula Rp70.000 pada awal pekan.

Sebaliknya, kabar baik datang dari komoditas protein hewani di mana harga daging ayam ras justru mengalami koreksi tajam. Penurunan harga sebesar 10,17 persen ini menjadi penyeimbang di tengah kenaikan tipis harga minyak goreng curah dan ikan kembung.

Data Disperindagkop UKM Kobar stok beras di gudang BULOG masih berada dalam zona aman di angka 1.573,82 ton. Sementara untuk cadangan beras saat ini mencapai 1.793,31 ton, didukung ketersediaan minyak goreng 292,75 ton, gula pasir 100,28 ton, tepung terigu 78,98 ton dan kacang kedelai 40,05 ton.

Pelajar Kobar Adu Inovasi Digital dalam Seleksi Duta Keselamatan Lalu Lintas 2026

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement