Tampak Kombes Pol Dr. Elieser Dharma Bahagia Ginting sdnagai peserta didik (Serdik) Sespimti Polri Dikreg ke-35 Menggelar FGD./FOTO: ist
JAKARTA, News – Upaya penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tubuh Polri kembali menjadi sorotan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Elieser Dharma Bahagia Ginting, peserta didik (Serdik) Sespimti Polri Dikreg ke-35.
FGD tersebut mengangkat tema “Strategi Pengembangan Kompetensi Melalui Diklat Jabfung Assessor guna Meningkatkan Kapabilitas Asesor SDM Polri dalam Rangka Mendukung Polri Presisi.”
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dan praktisi di bidang manajemen SDM, pendidikan kepolisian, serta pejabat pembina jabatan fungsional di lingkungan SSDM Polri.
Diskusi berlangsung dinamis dengan menekankan pentingnya penguatan peran assessor sebagai garda terdepan dalam sistem manajemen SDM yang unggul dan adaptif.
Selain itu, forum juga menyoroti penerapan sistem merit di lingkungan Polri guna memastikan pengelolaan karier yang objektif dan berbasis kompetensi.

Dalam pemaparannya, mantan Kapolres Kotawaringin Barat, Kombes Pol. Dr. Elieser Dharma Bahagia Ginting, menegaskan bahwa keberhasilan transformasi menuju Polri yang Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (Presisi) sangat ditentukan oleh kualitas sistem pengelolaan SDM.
Menurutnya, assessor SDM memiliki peran strategis dalam memastikan proses asesmen kompetensi, promosi jabatan, serta pemetaan talenta berjalan secara objektif, akuntabel, dan berbasis kompetensi.
“Pengembangan Diklat Jabfung Assessor harus dirancang adaptif terhadap dinamika lingkungan strategis, perkembangan teknologi, dan tuntutan organisasi yang semakin kompleks,” ujarnya.
FGD tersebut juga menyoroti perlunya peningkatan kualitas tenaga pengajar dan penguji melalui sertifikasi profesional serta kerja sama dengan lembaga kompeten di bidang assessment center.
Dengan standar yang terukur dan terintegrasi, diharapkan assessor SDM Polri mampu menghasilkan rekomendasi yang tepat dan strategis bagi pimpinan dalam pengambilan keputusan.
Melalui penguatan Diklat Jabfung Assessor yang terstruktur, adaptif, dan berbasis kebutuhan organisasi, Polri optimistis dapat membangun sistem SDM yang profesional, modern, dan terpercaya. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mendukung pembangunan nasional.


Comment