Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, mengajak seluruh bupati dan wali kota di wilayahnya untuk meninggalkan sekat-sekat politik./FOTO: ist
PALANGKA RAYA, iNews – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, mengajak seluruh bupati dan wali kota di wilayahnya untuk meninggalkan sekat-sekat politik dan perbedaan golongan dalam menjalankan roda pemerintahan.
Ia menegaskan bahwa kebersamaan para kepala daerah harus dimanfaatkan sebagai momentum penting untuk merumuskan arah pembangunan yang terukur dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, semangat persatuan tidak boleh hanya berhenti pada seremoni belaka, tetapi harus diwujudkan dalam kerja nyata yang solid, terarah, dan berkelanjutan.
“Kalau kita bicara kesatuan, kita tidak bicara ke belakang, kita bicara ke depan,” ujarnya, belum lama ini.
Gubernur menilai tantangan pembangunan daerah ke depan tidaklah ringan. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi lintas kabupaten dan kota, bukan lagi perbedaan kepentingan.
Ia mendorong seluruh kepala daerah untuk bersama-sama menyusun strategi pembangunan jangka pendek dan menengah yang jelas, terukur, dan memiliki fondasi kuat sejak awal.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan dokumen perencanaan sebagai pedoman utama, bukan sekadar formalitas administratif.
“Kalau pembukaannya benar, ujungnya pasti benar. Tapi kalau pembukaannya salah, ujungnya pasti salah,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti nilai gotong royong sebagai kekuatan utama dalam membangun daerah. Ia mengajak seluruh kepala daerah untuk menyatukan visi dan memastikan setiap kebijakan berpihak kepada kepentingan rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, ia kembali menegaskan target besar pembangunan Kalimantan Tengah, yakni membebaskan masyarakat dari kemiskinan, pengangguran, dan kebodohan. Ia optimistis bahwa dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat, tujuan tersebut dapat tercapai.
“Kita ingin merdeka dari kemiskinan, merdeka dari pengangguran, merdeka dari kebodohan,” katanya.
Gubernur pun berharap sinergi antarpemerintah daerah terus diperkuat agar pembangunan berjalan selaras, tanpa terhambat ego sektoral. Ia menegaskan bahwa kebersamaan merupakan fondasi utama untuk membawa Kalimantan Tengah menjadi daerah yang lebih maju, setara, dan berdaya saing tinggi.


Comment