Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Darliansjah./FOTO: ist
PALANGKA RAYA, News – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyelenggarakan Gema Pancasila tahun 2026 dengan tema “Dari Nilai ke Aksi Nyata” sebagai salah satu upaya menjaga ketahanan ideologi bangsa, menyasar pelajar dan guru pendamping dari 15 sekolah SMA sederajat.
“Pancasila tak cukup dipahami secara konseptual, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku dan tindakan nyata di lingkungan keluarga, pendidikan, masyarakat, serta ruang digital,” kata Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Darliansjah di Palangka Raya, Senin.
Oleh karenanya, Darliansjah menyebut Gema Pancasila sebagai wadah strategis untuk memperkuat pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, terutama di tengah tantangan era digital yang ditandai oleh arus informasi maupun disinformasi.
Menurutnya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa harus terus diperkuat sehingga tidak tergerus oleh masuknya paham-paham yang bertentangan dengan jati diri bangsa.
“Penguatan nilai-nilai Pancasila perlu dilakukan berkelanjutan sebagai upaya menjaga ketahanan ideologi bangsa di tengah tantangan global dan perkembangan teknologi informasi.”
Terlebih, menurutnya, Kalteng sebagai daerah yang majemuk memiliki kekuatan besar dalam menjaga persatuan dan kerukunan.
“Keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat menjadi modal sosial yang perlu terus dijaga melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila,” tuturnya.
Dia mengatakan Falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat menjadi wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila di Kalteng dalam menjaga persatuan dan kerukunan.
Di sisi lain, Analis Kebijakan Ahli Pertama Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri RI Timoteus Olong menjelaskan, Gema Pancasila menjadi upaya strategis menjawab tantangan globalisasi, pesatnya perkembangan teknologi informasi, maupun pengaruh budaya asing terhadap pola pikir dan sikap generasi muda.
“Gema Pancasila bertujuan memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila serta karakter kebangsaan peserta menuju Indonesia Emas 2045,” ucapnya.
Hingga pada akhirnya mampu menumbuhkan pemahaman nilai-nilai Pancasila sekaligus memperkuat karakter kebangsaan yang menjunjung gotong royong, toleransi, dan cinta Tanah Air.


Comment